PPM Darul Istiqamah Utus Satu Kader Ikuti Daurah Internasional Pelatihan Intensif Dakwah dan Pengambilan Fatwa di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir

Delegasi PPM Darul Istiqamah ketika di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, Ustadz Mahrian, S.Pd, bersama Direktur Akademik Internasional Al-Azhar Prof. Dr. Hasan Sholah As-Soghir, Penasehat Grand Syekh Urusan Mahasiswa Internasional Prof. Dr. Nahlah Sobri Soidy, dan Wakil Duta Besar Indonesia di Kairo Zaim Nasution.

Barabai (PPM Darul Istiqamah) – Satu Tenaga Pendidik Kader Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Istiqamah dinyatakan telah menyelesaikan tugasnya dalam mengikuti program pendidikan intensif (Dauroh) bagi kader guru pesantren yang bertajuk Dauroh Internasional 4 Negara 3 Benua selama dua bulan, salah satunya Program Pendidikan Bahasa Arab dan Pelatihan Intensif Dakwah serta Pengambilan Fatwa yang bertempat di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Kamis, 23 Mei 2024.

Program pendidikan intensif ini disponsori oleh Lazis Assalam Fil Alamin (ASFA) bekerja sama dengan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, yaitu salah satu universitas negeri Islam ternama dan tertua di dunia yang didirikan pada tahun 970-972 Masehi di Kairo, Mesir.

Program kegiatan ini hadir dalam rangka mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan sebagai upaya kontribusi penguatan dan pendalaman serta pengayaan wawasan di pesantren dan lembaga pendidikan khususnya di daerah Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Barat.

Program pendidikan Bahasa Arab dan Pelatihan Intensif Dakwah serta pengambilan Fatwa dimulai pada bulan Februari dan telah berakhir pada bulan April lalu. Para peserta berjumlah 40 orang, yang diutus langsung oleh Pondok Pesantren ataupun Pemuda Dewan Masjid (imam masjid) sebagai kader dari lembaga pendidikan khususnya di daerah Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Barat. Pelatihan dilaksanakan di Islamic Mission City, Al-Azhar.

Kader PPM Darul Istiqamah yang ditugaskan oleh Pimpinan Pondok untuk mengikuti program di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, Ustadz Mahrian, S.Pd, mengucapkan terima kasih kepada pimpinan pondok dan ibu pengasuh serta warga pondok karena telah diberikan kepercayaan untuk mengikuti program dauroh ini.

Alhamdulillah, terima kasih kepada Murabbi dan Ummi serta do’a dan dukungan asatidz wal ustadzaat semua, sehingga ana dapat menyelesaikan amanah ini dengan lancar dan kembali ke pondok tercinta dalam keadaan sehat dan selamat,” ungkap Ustadz Mahrian.

Alhamdulillah, ketika di kairo selain bertambahnya pengalaman tentang sejarah Islam, kami berkesempatan menimba banyak keilmuan, di antaranya seperti materi-materi dakwah guna membentuk da’i yang kontemporer, peningkatan keterampilan atau metode dalam penelitian dan pengambilan fatwa, wasatiyat Islam guna melawan pemikiran radikal dan liberal, pengembangan keterampilan bahasa Arab, Ulumul Hadis dan perbaikan bacaan Al-Qur’an beserta tafsirnya,” lanjut Ustadz Mahrian.

Semoga kita selalu diberikan taufiq dan hidayah dari Allah Subhanahu Wata’ala agar senantiasa dapat menyebarluaskan khazanah keilmuan yang telah diperoleh selama kurang lebih dua bulan lamanya kepada para santri dan masyarakat. Dan semoga mendatangan manfaat untuk kita semua hingga menjadikannya sebagai amal jariyah untuk bekal kita kelak. Aamiin,” tutup Ustadz Mahrian.

Dan Alhamdulillah, seluruh peserta 40 orang diberangkatkan ke tanah Haromain untuk menunaikan ibadah umrah bersama sebagai bentuk apresiasi dari pihak penyelenggara (Lazis ASFA) atas kepatuhan dan kedisiplinan para peserta dalam menaati peraturan dan perintah dari pihak penyelenggara (Lazis ASFA dan Universitas Al-Azhar Kairo) serta kesemangatan dari para peserta dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan-kegiatan di kairo selama dua bulan.

Penulis: MB
Foto: Ustadz Mahrian