
Barabai (PPM Darul Istiqamah) – Sebanyak tujuh guru Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Istiqamah mengikuti Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab Madrasah Aliyah (MGMP PAIBA MA) se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Riam Bajandik, HST. Selasa (22/9/2026).
Ketujuh guru PPM Darul Istiqamah yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri atas Ustadz Suleman, S.Pd.I., Ustadz Norzikri, S.Pd.I., Ustadz Aidil Fahrani, S.Pd.I., Ustadzah Ayu Suraya, S.Pd.I., Ustadzah Rahmah Sa’adah, S.Pd.I., Ustadzah Lenny Herdayanti Rukmana, S.Pd., dan Ustadzah Khomsatun, S.Pd.
Keikutsertaan para guru tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kualitas pendidik, khususnya dalam pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di tingkat MA.
Kegiatan MGMP PAIBA MA dihadiri oleh para guru anggota MGMP PAIBA, operator madrasah, serta pengawas madrasah. Pertemuan tersebut diisi dengan sejumlah agenda yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan praktik keagamaan peserta didik.
Agenda pertama berupa pengarahan dari Pengawas MA Kementerian Agama Kabupaten HST. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai implementasi standardisasi praktik keagamaan bagi peserta didik MA yang disampaikan oleh Juhda Rahlia, S.Ag.
Selain pengarahan dan penyampaian materi, kegiatan juga dilanjutkan dengan forum diskusi bersama. Forum tersebut menjadi ruang bagi para guru untuk bertukar informasi, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran dan pembinaan keagamaan di madrasah.
Salah satu peserta, Ustadz Suleman, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan MGMP menjadi kesempatan penting bagi para guru untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
“MGMP bukan hanya tempat untuk bermusyawarah, tetapi juga menjadi ruang bagi para guru untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan bersama-sama meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah dan pondok,” tutur Ustadz Suleman.
Melalui kegiatan tersebut, para guru diharapkan dapat memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi profesional, serta memperoleh berbagai praktik baik yang dapat diterapkan di madrasah masing-masing. Dengan demikian, MGMP tidak hanya menjadi forum pertemuan antarguru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pembinaan keagamaan peserta didik.
![]()