Hari Ketiga Aktivitas Ramadhan, PPM Darul Istiqamah Gelar Lomba Seni Islami

Barabai (PPM Darul Istiqamah) – Memasuki hari ketiga rangkaian Aktivitas Ramadhan, Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Istiqamah menggelar perlombaan kategori Seni Islami yang berlangsung di lingkungan pondok putri, Selasa (24/2/2026).

Perlombaan ini menjadi salah satu agenda yang menitikberatkan pada pengembangan keterampilan dan kreativitas santri/santriwati. Kegiatan tersebut diikuti oleh santri dan santriwati dari berbagai jenjang pendidikan, yakni MTs, MA, dan SMK. Menariknya, cabang lomba seni ini dilaksanakan selama tiga hari dan dijadwalkan berakhir pada Kamis sore.

Cabang perlombaan yang dipertandingkan terdiri atas Kaligrafi Naskah, Kaligrafi Mushaf, Kaligrafi Kontemporer, Melukis Islami, serta Kartun Islami. Seluruh kegiatan lomba dipusatkan di lingkungan Pondok Putri dengan pengawasan panitia yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan lomba dipantau langsung oleh dewan juri yang didampingi panitia guna memastikan proses penilaian berjalan objektif, tertib, dan sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

Salah satu dewan juri, Ustadz Muhammad Ruliyadi, S.Pd.I., menegaskan bahwa perlombaan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah pembinaan potensi seni santri.

Melalui lomba ini, kami ingin melihat sekaligus membina potensi seni para santri, khususnya dalam bidang kaligrafi dan seni islami. Penilaian tidak hanya berfokus pada keindahan karya, tetapi juga pada ketepatan kaidah, kerapian, kreativitas, serta pesan islami yang disampaikan,” ujar Ustadz Ruliyadi.

Beliau menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan santri dan santriwati terhadap seni Islami sekaligus memperkuat nilai estetika yang bernilai ibadah.

Sementara itu, salah satu peserta lomba Kaligrafi Naskah, Muhammad Sahli Rahman, santri kelas XII MA, mengaku antusias mengikuti perlombaan tersebut.

Saya merasa senang dan tertantang mengikuti lomba ini. Selain mengasah kemampuan menulis kaligrafi, kegiatan ini juga melatih kesabaran dan ketelitian. Semoga melalui kegiatan seperti ini kami bisa terus mengembangkan bakat yang dimiliki,” ungkap Sahli Rahman.

Dengan terselenggaranya lomba seni Islami ini, Aktivitas Ramadhan diharapkan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi tahunan, melainkan juga sebagai sarana pembinaan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir bibit-bibit unggul di bidang kaligrafi dan seni lukis Islami yang mampu berprestasi serta mewakili daerah hingga ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional pada berbagai ajang kejuruan dan kompetisi seni di masa mendatang.

Loading