Kakan Kemenag HST: Moderasi Beragama Telah Menjadi Budaya Pendidikan di Pondok Pesantren Modern

Barabai (PPM Darul Istiqamah) – Sebanyak 65 pendidik di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Istiqamah mengikuti kegiatan Penguatan Moderasi Beragama yang menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), H. Anwar Hadimi, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber. Kegiatan berlangsung di Aula Pertemuan Hotel Darul Istiqamah pada Senin (3/8/2026).

Para peserta berasal dari empat satuan pendidikan di bawah naungan Yayasan PPM Darul Istiqamah, yakni MI Plus Darul Istiqamah (16 orang), MTs Darul Istiqamah (21 orang), MA Darul Istiqamah (18 orang), dan SMK Darul Istiqamah (10 orang), sehingga total peserta mencapai 65 orang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Pengasuh PPM Darul Istiqamah, Hj. Siti Shalehah, S.Pd.I., Putri Pertama Pimpinan Pondok, Ustadzah Elisa Hayatun, S.E., Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Kabupaten HST yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Idi Amin, S.Ag., M.Ag., serta para kepala madrasah dan sekolah di lingkungan Yayasan PPM Darul Istiqamah.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu implementasi Asta Protas Kankemenag Kabupaten HST dalam memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan tersebut, para pendidik diharapkan semakin memahami pentingnya menanamkan sikap toleran, adil, menghargai perbedaan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dalam proses pendidikan.

Dalam pemaparannya, H. Anwar Hadimi menegaskan bahwa moderasi beragama bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk mewujudkan kehidupan yang rukun dan penuh toleransi tanpa mengesampingkan prinsip-prinsip akidah.

Moderasi beragama bukanlah tujuan akhir, melainkan jembatan untuk mewujudkan kehidupan yang rukun dan penuh toleransi. Namun, perlu dipahami bahwa toleransi memiliki batas, terutama dalam perkara akidah. Kita tetap menghormati pemeluk agama lain tanpa harus mencampuradukkan keyakinan yang menjadi prinsip dalam Islam,” tegas H. Anwar Hadimi.

Beliau juga mengajak seluruh satuan pendidikan di lingkungan PPM Darul Istiqamah untuk terus bersinergi dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan karakter serta penguatan nilai-nilai keagamaan yang moderat.

Sementara itu, Kepala MI Plus Darul Istiqamah, Ustadz M. Irfani Rahman, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penguatan moderasi beragama menjadi bekal penting bagi seluruh tenaga pendidik dalam membangun karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan.

Materi yang disampaikan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memperkuat komitmen kami untuk terus menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada peserta didik. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari di lingkungan pondok dan madrasah,” ujar Ustadz Irfani.

Senada dengan hal tersebut, salah seorang pendidik MA Darul Istiqamah, Ustadz Aidil Fahrani, S.Pd.I., mengaku memperoleh perspektif baru mengenai implementasi moderasi beragama di lingkungan pendidikan.

Kegiatan ini membuka wawasan saya bahwa moderasi beragama bukan berarti mengurangi komitmen terhadap ajaran Islam, melainkan bagaimana kita mampu bersikap adil, bijaksana, dan menghargai perbedaan tanpa mengorbankan akidah. Materi yang disampaikan sangat aplikatif dan relevan untuk diterapkan dalam proses pembelajaran di pondok dan madrasah, tutur Ustadz Aidil.

Menutup paparannya, H. Anwar Hadimi menegaskan bahwa penerapan moderasi beragama di lingkungan pondok pesantren, khususnya pesantren modern, pada dasarnya telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan yang dijalankan selama ini. Menurutnya, kehidupan pesantren yang menanamkan nilai adab, toleransi, kedisiplinan, serta penghormatan terhadap perbedaan menjadi bukti nyata bahwa moderasi beragama telah tumbuh dan dipraktikkan dalam keseharian.

Moderasi beragama di pondok pesantren sejatinya tidak perlu diragukan lagi. Terlebih di pesantren modern, nilai-nilai tersebut telah menjadi bagian dari proses pendidikan, baik dalam pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari. Tugas kita adalah terus merawat dan menguatkannya agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman,”pungkas H. Anwar Hadimi.

Kegiatan ini semakin menegaskan bahwa nilai-nilai moderasi beragama bukanlah hal baru di lingkungan PPM Darul Istiqamah, melainkan bagian dari tradisi pendidikan yang terus dipelihara dan diperkuat dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak mulia, serta mampu hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman.

Editor: Tim Humas PPM Darul Istiqamah

Loading