
Barabai (PPM Darul Istiqamah) – Memasuki hari keempat pelaksanaan Lomba Perkemahan Penggalang dan Penegak (LP3) Tahun 2026, suasana di Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Istiqamah Putra semakin semarak dan penuh semangat. Kegiatan yang digelar pada Kamis (29/1/2026) ini kembali menampilkan berbagai cabang perlombaan unggulan yang menjadi pusat perhatian peserta dan penonton.
LP3 2026 mempertandingkan total 54 cabang lomba, yang terbagi dalam tiga kategori, yakni lomba berat sebanyak 16 cabang, lomba menengah 23 cabang, dan lomba ringan 15 cabang. Khusus pada hari keempat, panitia menyuguhkan enam cabang perlombaan kategori berat, antara lain LKBB Resmi + Yel-Yel, LKBB Isyarat, Kolonel Tongkat, Paskibra, LKBB Tongkat Variasi, dan LKBB Variasi.
Salah satu anggota Majelis Pembimbing Koordinator Harian (Mabikori) Pramuka PPM Darul Istiqamah, Ustaz Syahrul Ramadhana, menjelaskan bahwa perlombaan kategori berat memiliki peran strategis sebagai bagian dari pembinaan karakter peserta. Ia juga mengingatkan amanat pimpinan pondok saat membuka kegiatan beberapa hari sebelumnya, yang menekankan pentingnya semangat keberanian dan disiplin dalam segala aktivitas pramuka.
“Lomba berat ini dirancang bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi sebagai sarana pembentukan disiplin, kepemimpinan, kekompakan, dan mental juang santri. Kami juga mengingat pesan pimpinan pondok agar seluruh santri senantiasa mengedepankan semangat pantang menyerah dan ketangguhan dalam setiap tantangan,” ujar Ustaz Syahrul.
Tema “Scout Is Unstoppable” yang diusung pada LP3 2026 merefleksikan semangat kemandirian, daya juang, serta ketangguhan pramuka dalam mengembangkan potensi diri. Seluruh rangkaian lomba dirancang untuk mengasah keterampilan, ketangkasan, kreativitas, serta jiwa kepemimpinan santri dalam suasana kompetitif yang tetap edukatif dan sportif.
Antusiasme peserta tampak jelas dari penampilan para andika pramuka yang tampil maksimal di setiap cabang perlombaan. Salah satu peserta, Muhammad Azmy Akbar, santri kelas X Madrasah Aliyah PPM Darul Istiqamah, mengaku bangga dapat mengikuti lomba berat pada LP3 tahun ini.
“Lomba hari ini sangat menantang, tapi juga seru. Kami sudah berlatih cukup lama dan berusaha menampilkan yang terbaik untuk regu. Ini menjadi pengalaman berharga dan menambah kepercayaan diri kami sebagai bagian dari pramuka Darul Istiqamah,” tutur Azmy.
Tak hanya dinantikan oleh peserta, lomba kategori berat juga menjadi magnet tersendiri bagi para alumni PPM Darul Istiqamah. Penampilan baris-berbaris yang atraktif dan atmosfer kompetisi yang khas membangkitkan kenangan masa lalu saat mereka masih aktif sebagai andika pramuka di pondok pesantren.
Salah satu alumni Sekolah Menengah Kejuruan PPM Darul Istiqamah lulusan tahun 2018, Akhi Fajrin, S.Pd., mengungkapkan rasa harunya saat menyaksikan jalannya lomba.
“Melihat adik-adik tampil di lomba berat seperti ini benar-benar membawa kami bernostalgia. Dulu kami berdiri di posisi yang sama. LP3 bukan hanya lomba, tetapi bagian dari proses pendidikan karakter yang sangat membekas hingga kini,” ungkap Fajrin.
Dengan antusiasme peserta, dukungan pembina, serta kehadiran para alumni, LP3 2026 PPM Darul Istiqamah terus menunjukkan eksistensinya sebagai ajang pembinaan pramuka yang berkualitas dan berkelanjutan, sekaligus menjadi ruang perjumpaan nilai, semangat, dan kenangan lintas generasi. (Rep. Mb/Ft. Syahrul).

![]()