PPM Darul Istiqamah Gelar Haflatut Takhrij Tahun 2023

Barabai (PPM Darul Istiqamah) — Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Istiqamah kembali menggelar agenda tahunan Haflatut Takhrij atau Perpisahan santri/santriwati kelas akhir VI (enam) Madrasah Ibtidaiyah (MI) Plus, IX (sembilan) Madrasah Tsanawiyah (MTs) sekaligus wisuda santri/santriwati kelas XII (dua belas) Madrasah Aliyah (MA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ke-30 bagi 290 santri/santriwati kelas akhir, bertempat di aula PPM Darul Istiqamah putra. Sabtu, 17 Juni 2023.

Kegiatan haflatut takhrij tahun ini diikuti 290 santri/santriwati kelas akhir yang terdiri dari 9 orang santri/santriwati kelas VI MI Plus, 141 orang santri/santriwati kelas IX MTs, dan mereka yang diwisuda adalah santri/santriwati kelas XII MA 98 orang, serta santri/santriwati kelas XII SMK 42 orang.

Prosesi haflatut takhrij ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Pondok K.H. Hasan Basuni yang akrab disapa dengan Murabbi beserta Ibu Pengasuh Hj. Siti Shalehah, S.Pd.I yang akrab disapa Ummi.

Turut hadir pada kegiatan ini, Pengawas Madrasah jenjang MTs dan MA Darul Istiqamah, Ibu Dra. Mustiwi Rudatin, M.Pd, Pengawas Madrasah untuk MI Plus Darul Istiqamah, Bapak Iduarsyah, S.Pd, M.M, Staf kantor Kementerian Agama Hulu Sungai Tengah, Pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Hantakan, K.H. Muhammad Arsyad yang mana putri beliau merupakan salah satu wisudawati tahun ini, Asatidz dan Ustadzaat PPM Darul Istiqamah beserta para wali santri/santriwati kelas akhir.

Agenda haflatut takhrij ini ditandai dengan pengukuhan, dilanjutkan pengalungan medali bagi para alumni yang telah menyelesaikan pendidikan sesuai jenjangnya. Dilanjutkan dengan pengumuman santri/santriwati berprestasi serta para wisudawan dan wisudawati yang ditunjuk oleh pondok untuk mengabdi selama satu tahun di pondok.

Lulusan kelas akhir ini tak hanya berasal dari wilayah hulu sungai tengah, tapi juga wilayah lain di provinsi Kalimantan Selatan, provinsi Kalimantan Tengah dan provinsi Kalimantan Timur.

Pada kesempatan ini, Murabbi mengawali sambutannya dengan mengucapkan syukur kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala atas banyaknya karunia hidayah dan nikmat, salah satunya kita dapat melangsungkan kegiatan wisuda hari ini.

“Alhamdulillah, saya sangat senang karena kita menambah lagi utusan atau alumni Darul istiqamah untuk berkiprah masuk dalam kancah masyarakat untuk memperjuangkan li i’laii kalimatillah atau meninggikan kalimat Allah dimuka bumi ini, yaitu dengan menegakkan ajaran syariat agama islam di tengah masyarakat, mudah-mudahan dengan sumbangsih Darul Istiqamah kepada masyarakat, agama, bangsa dan negara ini bisa dapat bermanfaat dan penuh berkah dari Allah subhanau wata’ala,” terang Murabbi.

“Saya bangga kepada anak-anak yang diterima mengabdi di Darul Istiqamah, tapi bagaimanapun juga yang tidak mengabdi saya harapkan jangan kecewa, karena perjuangmu luas. Untuk yang dituntut mengabdi kalian harus mensyukuri, betapa kita dalam hidup ini perlu penghargaan, pengakuan dari masyarakat, apakah kita ini pantas diakui,” lanjut Murabbi.

Murabbi juga berpesan kepada para wisudawan/wisudawati untuk mengambil i’tibar/gambaran dari ini semua.

“Yang mengabdi itu berarti telah mendapatkan pengakuan dari masyarakat pondok bahwa kalian memang pantas, dan jangan sampai bagi yang ditunjuk pertahankan jangan sampai masyarakat pondok salah dalam menunjuk dan mengakui, tunjukkan kalian memang orang yang pantas dan tepat. Yang tidak ditunjuk bukan berarti buruk, bukan berati jelek, tapi kamu harus berjuang menunjukkan di masyarakat luar sana bahwasanya kamu baik,” pesan Murabbi.

Murabbi juga meminta kepada alumni yang langsung berkarir di dunia kerja, supaya bisa memaksimalkan pendidikan vokasi yang telah diperoleh di pondok, sehingga bisa berdaya saing dan tidak terbelakang di dunia kerja. Namun, beliau menegaskan, pentingnya istiqamah terhadap disiplin, sebagaimana diajarkan di pondok Darul Istiqamah.Termasuk, disiplin dalam menaati aturan apapun yang menjadi komitmen bersama. Karena untuk mencapai kesuksesan adalah disiplin, yaitu kepandaian membagi waktu.

Rangkaian haflatut takhrij ditutup dengan do’a oleh Ustadz Halim Rofi’i. Selanjutnya, diisi hiburan berupa atraksi drumband dari santri putra, tarian kolaborasi dari siswi MI Plus, dan tarian kolaborasi dari santriwati.

Penyelenggaraan haflatut takhrij kali ini dihadiri ratusan orang tua alumni. Panitia pun membuat dekorasi aula dan panggung yang megah sebagai tempat kegiatan sakral tersebut.

Penulis: MB
Foto: Copyright DARUL ISTIQAMAH MEDIA