
Barabai (PPM Darul Istiqamah) — Salah satu kegiatan unggulan pada Jumat malam di Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Istiqamah adalah kegiatan muhadharah atau pidato tiga bahasa (Arab, Inggris, dan Indonesia) yang dilaksanakan di ruang kelas masing-masing santri, Jumat (24/4).
Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) para santri, sekaligus meningkatkan keterampilan berbahasa asing secara aktif dan percaya diri. Selain itu, muhadharah juga menjadi sarana pembentukan mental, keberanian, serta kemampuan menyusun gagasan secara sistematis dan terstruktur dalam berbagai bahasa.
Dalam pelaksanaannya, penggunaan bahasa dalam kegiatan muhadharah dilakukan secara bergilir setiap dua pekan, yaitu dua minggu menggunakan bahasa Arab, dua minggu bahasa Inggris, dan dua minggu berikutnya bahasa Indonesia. Pola ini diterapkan agar santri memiliki kesempatan yang seimbang dalam mengasah kemampuan di ketiga bahasa tersebut.
Ketua divisi acara asatidz PPM Darul Istiqamah, Ustadz M. Ahsin Nabil, menuturkan bahwa kegiatan muhadharah merupakan bagian penting dari program pembinaan santri yang berorientasi pada pengembangan kompetensi komunikasi.
“Kegiatan ini kami rancang sebagai wadah latihan bagi santri agar mampu menyampaikan ide dan gagasan secara baik dan benar dalam tiga bahasa. Harapannya, santri tidak hanya memahami teori, tetapi juga terbiasa tampil percaya diri di depan audiens,” ujar Ustadz Ahsin Nabil.
Pada pelaksanaan muhadharah malam ini, materi yang disampaikan berfokus pada pengenalan tata cara penyusunan pidato berbahasa Inggris yang baik dan benar, mulai dari pembukaan, isi, hingga penutup. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung oleh para santri secara bergiliran di kelas masing-masing.
Salah satu peserta, Ahmad Khomlul Khoir, santri kelas XI MA, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggrisnya, khususnya dalam aspek berbicara.
“Melalui kegiatan ini, saya jadi lebih memahami bagaimana menyusun pidato yang baik dalam bahasa Inggris. Selain itu, saya juga merasa lebih percaya diri untuk tampil di depan teman-teman,” ungkapnya.
Kegiatan muhadharah yang rutin dilaksanakan setiap pekan ini diharapkan mampu mencetak santri yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik di tingkat nasional maupun internasional.

![]()