Persiapan Haflatut Takhrij 2023: Belajar Mengkreasiakan Dunia Dengan Nilai Akherat

Barabai (PPM Darul Istiqamah) — Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Istiqamah Barabai akan kembali menggelar agenda tahunan Haflatut Takhrij atau Perpisahan santri/santriwati kelas akhir IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) sekaligus wisuda santri/santriwati kelas XII Madrasah Aliyah (MA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang merupakan agenda terakhir yang dilaksanakan santri kelas akhir di PPM Darul Istiqamah pada 17 Juni mendatang. Bertempat di aula PPM Darul Istiqamah Putra.

Kegiatan haflatut takhrij tahun ini akan diikuti 281 santri/santriwati kelas akhir yang terdiri dari 141 orang santri/santriwati jenjang MTs, 98 santri/santriwati jenjang MA dan 42 santri/santriwati jenjang SMK. Kamis, 15 Juni 2023.

Pimpinan Pondok melalui Ibu Pengasuh Hj. Siti Shalehah, S.Pd.I akrab disapa Ummi mengutarakan keinginan pimpinan pondok agar tema haflatut takhrij tahun ini bernuansa Islami.

“Ummi ingin konsep dan bentuk panggung tahun ini lebih menitikberatkan corak Islami, begitu pula dengan penampilan-penampilan dari para santri/santriwati nantinya agar tetap disuguhkan dengan nuansa yang Islami juga,” pesan Ummi kepada pembimbing panitia pelaksana Haflatut Takhrij tahun 2023.

Pembimbing Panitia Pelaksana Ustadzah Rizqi Amalia menuturkan haflatut takhrij tahun ini dipanitiai dari angkatan kelas XI (sebelas) MA dan SMK yang berjumlah 120 orang terdiri dari 53 santri dan 67 santriwati.

“Persiapan background haflatut takhrij tahun 2023 yang dari tanggal 22 Mei di kerjakan oleh santri kelas XI akhirnya hampir 77% telah selesai. Hampir kurang lebih 6 jam mereka bekerja keras untuk menata panggung lokasi haflatut takhrij kelas IX dan XII yang sabtu lusa akan diselenggarakan,” terang Ustadzah Rizqi Amilia.

Mengindahkan pesan dari pimpinan pondok, pembantu panitia pelaksana Muhammad Baqi menyampaikan haflatut takhrij tahun ini akan menyuguhkan konsep dan bentuk desain panggung yang bernuansa Islami, hingga penampilan-penampilan dari para santri/santriwatinya pun juga ditekankan agar lebih menitikberatkan corak Islaminya.

“Desain panggung haflatut takhrij selalu berbeda konsep dan bentuk setiap tahunnya, hal ini ditujukan untuk menanamkan aspek pendidikan yang sangat tinggi yaitu membina mental dan moral yang kuat, melatih untuk dapat berfikir inovatif dan mengeksplorasi kreatifitas santri/santriwati dengan karya yang indah bernuansa Islami,” ujar Baqi.

“Pendidikan di Pondok Pesantren Modern Darul Istiqamah tidak hanya akademis saja, tetapi juga kesenian, sehingga harus memiliki rasa seni. Oleh karenanya para panitia diarahkan untuk belajar mengkreasikan dunia seni dengan nilai akherat yang ditunjukkan untuk berdakwah, untuk menyampaikan pesan-pesan pendidikan Darul Istiqamah,” lanjut Baqi.

Ketua panitia dari kelas XI MA/SMK Ahmad Fadhil sangat berterima kasih kepada pondok dengan adanya pendidikan estafet kepanitian ini.

“Jazakumullah khayran para asatidz dan ustadzaat yang telah membimbing kami, sehingga kami banyak belajar dari kepanitian ini diantaranya pelatihan kehidupan sosial, harus mempunyai jiwa yang besar, saling menenggang, menghormati, menghargai, dan sabar. Di Darul Istiqamah dididik untuk kerja keras dan memberikan yang terbaik,” pungkas Fadhil.

Penulis: MB
Editor: Ustadzah Lena Hanifah, SH, LLM, Ph.D
Foto: Baqi