Turut Melestarikan Budaya, Santri Darul Istiqamah Raih Juara Harapan Bakisah Bahasa Banjar

Katakanlah: “Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?” Katakanlah: “Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat.” Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui. (QS 7:32)

Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa Allah itu indah, dan menyukai keindahan. Untuk itu, Pondok Pesantren Modern Darul Istiqamah Barabai memberi ruang kepada santri dan santriwati untuk menyalurkan bakat seni budaya mereka di bawah bimbingan Murabbi serta ustad-ustadzah. Pondok selalu mendukung setiap upaya pelestarian budaya Banjar yang Islami dan terutama yang memberikan tuntunan serta pendidikan bagi santri dan santriwatinya. Salah satu upaya tersebut adalah dengan mengikuti lomba Bakisah Bahasa Banjar. Disamping tujuan utamanya untuk melestarikan Bahasa Banjar yang merupakan bahasa daerah, bakisah Bahasa Banjar juga memiliki kandungan moral dalam setiap tuturnya.

Dengan dibimbing oleh Ustadzah Nirmala, Ustadz Fahreza Rahman, Zulfa Rinaldi, dan Tajul Anwar, berikut adalah peserta utusan dari Pondok Pesantren Modern Darul Istiqamah Barabai :

1. Kamrullah, sebagai perwakilan Sekolah Menengah Kejuruan
2. Ahmad fariz abqari, sebagai perwakilan Madrasah Aliyah
3. Lia rahmatillah, Sebagai perwakilan Madrasah Tsanawiyah

Perlombaan ini diadakan oleh Perpustakaan Daerah Hulu Sungai Tengah pada Hari Selasa – Kamis, 23-25 april 2019 dan bertempat di Perpustakaan Daerah Hulu Sungai Tengah. Alhamdulillah, perwakilan Pondok Pesantren Modern Darul Istiqamah dapat meraih prestasi sebagai Harapan II dan Harapan III.

Selamat!