
Barabai (PPM Darul Istiqamah) – Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Istiqamah menggelar kegiatan ‘Amaliyatu Tadris (praktik mengajar) perdana bagi santri dan santriwati kelas akhir XII Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Ajaran 2025/2026, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula pondok putri untuk santriwati dan di masjid pondok putra untuk santri sebagai bagian dari program pembinaan akademik dan pengembangan keterampilan mengajar bagi santri kelas akhir sebelum menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren.
‘Amaliyatu Tadris merupakan agenda tahunan bagi santri kelas akhir sebagai langkah untuk menyempurnakan pemahaman dalam dunia belajar-mengajar sekaligus tempat persemaian pendidik. Dalam pelaksanaannya, para santri dilatih untuk membangun daya tahan mental, meningkatkan kemampuan mengajar, serta mengembangkan kualitas pembelajaran. Sehingga, apa pun profesi mereka kelak di masa depan, ketika kembali ke tengah masyarakat mereka tetap harus mampu mengajar dan menjadi pendidik. Setidaknya, mereka menjadi pribadi yang mampu mendidik dirinya sendiri terlebih dahulu.
Dalam kegiatan ini, para peserta dituntut mampu menguasai materi, mengelola kelas, serta menggunakan metode pembelajaran yang efektif dan menarik. Sebagaimana pesan yang sering disampaikan Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Basuni, “Sebaik-baik cara belajar adalah mengajar.”
Adapun ‘Amaliyatu Tadris perdana di lingkungan pondok putra dipercayakan kepada Akhi M. Rasyid Ridha dengan mata pelajaran Muthala’ah atau Qiraatur Rasyidah dan Akhi Alif Hamdani Gamal dengan mata pelajaran Stories in English. Sementara itu, ‘Amaliyatu Tadris perdana di pondok putri dipercayakan kepada Ukhti Nur Alini dengan mata pelajaran Stories in English serta Ukhti Alliya Nadhirah dengan mata pelajaran Mahfuzhat.
Dalam pelaksanaannya, para peserta tampil membawakan materi pembelajaran menggunakan metode interaktif dan komunikatif. Para santri dan santriwati yang mengikuti kegiatan tampak antusias menyimak setiap materi yang disampaikan oleh peserta praktik mengajar.
Pelaksanaan ‘Amaliyatu Tadris dijadwalkan berlangsung hingga Senin (18/5/2026). Selama periode tersebut, para peserta akan melaksanakan praktik mengajar secara bergiliran di setiap ruang kelas sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.
Salah satu peserta yang tampil pada ‘Amaliyatu Tadris perdana, Akhi M. Rasyid Ridha, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya karena mendapat kesempatan menjadi peserta pertama dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, saya merasa bersyukur sekaligus bangga karena diberikan amanah untuk tampil pada ‘Amaliyatu Tadris perdana ini. Tentunya ada rasa gugup saat berdiri di depan kelas, namun kegiatan ini menjadi pengalaman berharga untuk melatih mental, keberanian, dan kemampuan mengajar kami,” tuturnya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bekal penting bagi para santri sebelum nantinya terjun langsung ke masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para santri dapat lebih siap menjadi pribadi yang percaya diri, disiplin, dan mampu menyampaikan ilmu dengan baik, baik di lingkungan pondok pesantren maupun di tengah masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ‘Amaliyatu Tadris, PPM Darul Istiqamah terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan mengajar, komunikasi, dan kepemimpinan yang baik sebagai bekal menghadapi kehidupan bermasyarakat.


![]()