Alhamdulillah, Empat Tenaga Pendidik PPM Darul Istiqamah Tuntas Jalani Program Kaderisasi ‘Ulama ASFA di UNIDA Gontor

Barabai (PPM Darul Istiqamah) – Empat Tenaga Pendidik Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Istiqamah telah dinyatakan selesai mengikuti program pendidikan intensif (Dauroh) bagi kader guru pesantren yang bertajuk Dauroh Internasional 4 Negara 3 Benua, salah satunya Program Kaderisasi Ulama (PKU) yang bertempat di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Ponorogo Jawa Timur. Senin, 19 Februari 2024.

Program Pendidikan Kaderisasi Ulama (PKU) yang disponsori oleh Lazis Assalam Fil Alamin (ASFA) atau akrab dengan sebutan PKU ASFA merupakan program yang spesial dan sedikit berbeda daripada PKU reguler (6 bulan) pada umumnya yang diadakan oleh UNIDA Gontor.

PKU ASFA hadir dalam rangka mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan sebagai upaya kontribusi penguatan dan pendalaman serta pengayaan wawasan di pesantren dan lembaga pendidikan khususnya di daerah Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Barat. Pendidikan kaderisasi ulama intensif ini hanya berlangsung selama dua bulan, dimulai pada bulan Desember dan berakhir pada bulan Februari. Para peserta berjumlah 33 orang, 20 peserta laki-laki dan 13 peserta perempuan yang diutus langsung oleh Pondok Pesantren ataupun Pemuda Dewan Masjid sebagai Kader dari setiap instansinya.

Agenda PKU ASFA yang resmi dibuka pada Ahad, 10 Desember 2023 dan ditutup pada Selasa Malam, 06 Februari 2024 silam, langsung dipimpin oleh Rektor UNIDA Gontor Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil, dan turut berhadir pula Direktur Program Kaderisasi Ulama Unida Gontor, Dr. Khoirul Umam, M.Ec, beserta para Wakil Rektor 1, 2, dan 3 UNIDA Gontor hingga para dosen-dosen senior, para Mentor dan staf PKU UNIDA Gontor. Dan turut berhadir pula via zoom meeting Ketua Dewan Pengawas Syariah Lazis ASFA, K.H. Anang Rikza Masyhadi, M.A., Ph.D, serta Wakil Ketua Lazis ASFA, K.H. Anizar Masyhadi, M.A.

Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Basuni turut senang dan bangga terhadap keikutsertaan kader Darul Istiqamah, terlebih ketika mendengar para tenaga pendidik Darul Istiqamah terlibat aktif dalam setiap pembelajaran bahkan acara resmi yang diadakan oleh PKU. Bahkan hingga meraih prestasi seperti peserta dengan nilai tertinggi Diklat Bahasa Arab dan beberapa karya tulis ilmiah yang dipublish hingga dicetak/dibukukan dll.

“Alhamdulillah, ini artinya kalian mewarnai lingkungan, saya sangat senang mendengarnya. Harapannya budaya baik yang ada di Gontor bisa kalian kembangkan dan ajarkan kembali di Pondok kita ini, seperti peningkatan bahasanya, kurikulum pendidikannya, disiplinya, dan peningkatan semangat sadar akan literasi hingga literasi digitalnya,” ungkap dan pesan K.H. Hasan Basuni kepada para kader Darul Istiqamah ketika sowan ke kediaman pimpinan pondok.

Empat delegasi kaderisasi tenaga pendidik PPM Darul Istiqamah yang berhasil menyelesaikan pendidikannya dalam PKU ASFA Angkatan pertama dengan husnul khatimah ialah Ustadzah Noviea Herliyani, S.Pd (Kepala Bagian Bahasa dan Pengajar), Ustadzah Mawadatur Rahmah, S.Pd (Bagian Pengajaran, Bagian Bahasa, dan Pengajar), Ustadz Muhammad Herliridhani, S.Kom (Bagian Dokumentasi Informasi dan Pengajar) dan Ustadz Muhammad Baqi, S.Pd (Staf Tata Usaha dan Pengajar).

Para peserta yang mengikuti program pendidikan intensif di PKU UNIDA dibekali dengan Islamic worldview, tafsir, kajian orientalisme dan kajian-kajian keIslaman lainnya. Dan para peserta juga dituntut menyelesaikan tugas akhir untuk membuat sebuah karya tulis ilmiah berupa artikel pendek serta dipresentasikan ke khalayak melalui platform zoom meeting sebagai bentuk tanggung jawab dari tulisan ilmiah tersebut.

Salah satu kader PPM Darul Istiqamah, Ustadz Muhammad Baqi, S.Pd, sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pimpinan Pondok dan Ibu Pengasuh untuk mengikuti program ini.

“Jazakumullahu Khoiron Murabbi wa Ummi atas amanah yang telah diberikan. Alhamdulillah, pendidikan intensif PKU ASFA yang telah kami ikuti ini banyak memberikan kesan pembelajaran dan pendidikan serta lebih membuka pikiran kami tentang kehidupan dan agama khususnya agama Islam,” ujar Ustadz Baqi.

“Dan PKU ASFA ini juga bisa dikatakan spesial dibandingkan program PKU reguler yang sebelumnya, dikarenakan pada kesempatan ini para peserta juga mendapatkan kuliah berkaitan dengan dunia kepesantrenan yang meliputi, manajemen pesantren, kemandirian pesantren, dan juga pengetahuan tentang Undang-Undang Pesantren. PKU ASFA juga bekerja sama dengan markaz lughah UNIDA Gontor dalam rangka memberikan wawasan tentang pengajaran Bahasa Arab dan juga bekerja sama dengan Markaz Qur’an UNIDA Gontor dalam pengajaran metode tahsin dan tahfidz al-Quran kepada para peserta yang harapannya bisa memberikan wawasan baru bagi pesantren dan instansi yang ditempati oleh setiap peserta,” tutup Ustadz Baqi.

Dan Alhamdulillah, seluruh peserta PKU ASFA angkatan pertama diberangkatkan ke tanah Haram untuk menunaikan ibadah umrah bersama sebagai bentuk apresiasi dari pihak penyelenggara (Lazis ASFA) atas kepatuhan dan kedisiplinan para peserta dalam menaati peraturan dan perintah dari pihak penyelenggara (Lazis ASFA dan PKU UNIDA Gontor) serta kesemangatan dari para peserta dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan-kegiatan di PKU selama dua bulan.

Penulis: MB
Editor: Ustadz Ahmad Nailul Fadli, Lc
Foto: Copyright DARUL ISTIQAMAH MEDIA