PPMDI Fasilitasi Santri/Santriwati Masuk Perguruan Tinggi

Pondok Pesantren Modern Darul Istiqamah (PPMDI) memfasilitasi santri/santriwati yang ingin melanjutkan studinya masuk perguruan tinggi, rabu (31/03/21).

Kepala Tata Usaha Pondok Pesantren Modern Darul Istiqamah Ustadz Abdurahman, S.Pd menjelaskan sebenarnya santri/santriwati dapat saja mendaftar sendiri ke perguruan tinggi melalui situs universitas yang ingin dituju, namun sekarang dipersilahkan datang ke bagian tata usaha apabila ada yang memerlukan bantuan. Jika terkendala kesulitan memahami isian di situs pendaftaran universitas.

Berdasarkan hasil sosialisasi yang dilakukan pihak Pondok kepada santri/santriwati kelas XII sejak pertengahan Januari 2021, banyak dari mereka yang ingin mendaftarkan diri di perguruan tinggi melalui jalur beasiswa dan prestasi (SNMPTN/SBMPTN, SPAN-PTKIN, SIPENMARU jalur PMDP).

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) adalah jalur seleksi penerimaan mahasiswa berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik atau portofolio calon mahasiswa.

Sementara Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) dilakukan berdasarkan hasil ujian tulis berbasis komputer (UTBK) serta kriteria lain yang disepakati PTN.

Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh panitia pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Biaya pelaksanaan SPAN-PTKIN ditanggung oleh pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran.

Informasi seleksi penerimaan mahasiswa baru (SIPENMARU) jalur penelusuran minat dan prestasi (PMDP) adalah jalur seleksi bagi calon mahasiswa baru yang dilakukan berdasarkan seleksi prestasi akademik dan minat bakat.

Adapun Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) adalah salah satu upaya untuk membantu asa para santri/santriwati yang memiliki keterbatasan ekonomi tetapi berprestasi untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi.

Penanggung jawab pendaftaran santri/santriwati Ustadzah Siti Rahmah, S.Pd menjelaskan setiap tahunnya Pondok selalu memfasilitasi santri/santriwati yang ingin melanjutkan studinya ke perguruan tinggi.

“Proses pendaftaran dilakukan secara daring, hal inilah yang mendasari kami untuk memfasilitasi pendaftaran mereka secara kolektif ke perguruan tinggi sesuai jurusan dan perkuliahan yang mereka tuju, semoga hal ini bisa membantu santri/santriwati lulus pada tahap seleksi berkas,” jelas Ustadzah Siti Rahmah.

Ditambahkannya, santri/santriwati yang ingin mendaftar datang ke ruangan tata usaha, khusus santri putra dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Santri diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan ketika akan memasuki dan setelah keluar dari ruangan. Santri tetap menjaga jarak ketika menyerahkan berkas pendaftaran. Adapun untuk santriwati yang mendaftar akan didata oleh ustdzahnya dan nanti datanya tersebut akan dikirim ke penanggung jawab pendaftaran melalui aplikasi Whatsapp.

Salah seorang santri, Muhammad Nawawi merasa sangat terbantu dalam proses pendaftaran yang dilakukan Pondok secara kolektif. “Saya dan orang tua kurang begitu mengerti dengan tahapan pendaftaran secara daring sehingga sangat berterima kasih kepada Pondok tercinta yang telah bersedia mendaftarkan, saya sekarang bisa fokus untuk mempersiapkan ujian Pondok,” ucapnya.

Editor : AB
Foto : AB