Komitmen Cetak Generasi Unggul, PPM Darul Istiqamah Delegasikan Santri Ikuti OBA Ke-9 Tingkat Kabupaten

Barabai (PPM Darul Istiqamah) — Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Istiqamah kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang mahir berbahasa dunia. Kali ini, lembaga pendidikan Islam terkemuka di Hulu Sungai Tengah tersebut mengirimkan delegasi santri terbaiknya untuk mengikuti seleksi Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 tingkat kabupaten secara daring melalui platform Zoom Meeting, Sabtu (16/5/2026).

Ajang bergengsi ini diikuti oleh delegasi PPM Darul Istiqamah dari empat jenjang pendidikan sekaligus, meliputi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Plus, Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Setiap jenjang diwakili oleh empat peserta dengan didampingi dua orang guru pembimbing. Dari total 11 kategori yang diperlombakan secara nasional, PPM Darul Istiqamah berkompetisi pada lima kategori, yakni kategori sekolah/madrasah boarding school dan kategori guru bahasa Arab.

Sebelumnya, komitmen peningkatan kompetensi akademik ini juga telah diawali oleh enam dewan guru PPM Darul Istiqamah yang lebih dulu mengikuti seleksi OBA tingkat kabupaten pada Sabtu (9/5/2026) lalu. Keikutsertaan tahunan ini menjadi bukti nyata keseriusan pondok dalam melejitkan mutu tenaga pendidik dan para santri, khususnya dalam penguasaan bahasa Arab secara komprehensif.

Salah satu pembimbing lomba, Ustadzah Mawaddatur Rahmah, S.Pd., mengungkapkan bahwa pihak pondok telah melakukan persiapan matang sebelum kompetisi dimulai. Tidak hanya membekali santri secara materi, tim pembimbing juga memastikan kesiapan mental anak didik mereka menghadapi sistem seleksi daring yang ketat.

Kami melihat antusiasme dan daya juang yang luar biasa dari para santri selama masa bimbingan hingga hari pelaksanaan. Olimpiade ini bukan sekadar mengejar juara, melainkan wadah untuk menguji mental, ketelitian, dan kecepatan berpikir mereka dalam memahami kaidah bahasa Arab yang kompleks. Insya Allah, usaha tidak akan mengkhianati hasil,” ujar Ustadzah Mawaddatur Rahmah di sela-sela pemantauan ujian di ruang pertemuan pondok.

Jalannya seleksi berlangsung dengan pengawasan terpusat yang ketat dari panitia pusat. Kendati dilaksanakan secara virtual, suasana di ruang ujian tampak tenang dan kondusif. Para peserta terlihat fokus penuh menatap layar gawai masing-masing, berkejaran dengan waktu untuk menyelesaikan soal-soal taktis.

Respons positif juga datang dari salah satu peserta delegasi jenjang MA, Fawwaz. Ia mengaku bangga bisa menjadi bagian dari tim yang mewakili nama baik pondok pesantren di tingkat kabupaten.

Awalnya sempat tegang karena pengawasannya langsung terpusat lewat Zoom, dan soal-soalnya memerlukan analisis yang cepat. Namun berkat bimbingan intensif dari para ustadz dan ustadzah di pondok, Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan ujian dengan lancar dan optimistis,” tutur Fawwaz.

Pihak panitia internal PPM Darul Istiqamah memastikan seluruh fasilitas pendukung, mulai dari perangkat gawai hingga kestabilan jaringan internet, berjalan tanpa kendala teknis selama kompetisi berlangsung. Berdasarkan jadwal resmi dari panitia pusat, pengumuman hasil seleksi OBA ke-9 tingkat kabupaten ini rencananya akan dirilis pada 18 Juli 2026 mendatang.

Adapun daftar santri-santriwati PPM Darul Istiqamah yang berjuang pada OBA ke-9 tahun ini adalah: Muhammad Asfa Ilham, Muhammad Habibi, Syaila Airin Zafira, dan Uzda Zahidah Adz-Dzaky (Jenjang MI); Armianita Munawarah, Nor Zhohira Afwa, Annisa Zhafira Rizquna, dan Sulthan Akbar Fikriansyah (Jenjang MTs); Fawwaz, Nor Annisa Ramadhani, Shinta Aulia Kurniawati, dan Emilka Shiwi N.A. (Jenjang MA); serta Yesya Nor Aini, Haniyah Firda Shafrianti, Jauharotunnisa, dan Ahmad Reza Aufa (Jenjang SMK).

Loading