Latih Kecakapan Bahasa Arab Santri: PPM Darul Istiqamah Gelar Program Daurul Lughah Al-‘Arobiyyah 2024

Suasana belajar di Daurul Lughah al-‘Arobiyyah tahun 2024

Barabai (PPM Darul Istiqamah) – Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Istiqamah kembali menggelar program tahunan “Daurul Lughah Al-‘Arobiyyah atau Arabic Camp tahun 2024″ guna menunjang dan meningkatkan skill bahasa Arab santri putra dan putri kelas V (lima). Bertempat di PPM Darul Istiqamah putra dan putri. Selasa, 28 Mei 2024.

Program ini selaras dengan motto pondok yakni Al-Lughatu Tajul Ma’had, “Bahasa adalah mahkota pondok”. Bahasa adalah hal yang sangat penting dan diutamakan di PPM Darul Istiqamah. Berkenaan dengan hal ini, PPM Darul Istiqamah kembali bergerak dalam mengerahkan kegiatan bahasa Arab. Daurul Lughah Al-‘Arobiyyah atau Arabic Camp namanya, program ini telah terlaksana pada tanggal 18 Mei lalu. Dan tidak kalah baiknya dengan program Daurul Lughah Al-Injiliziyyah atau English Class yang telah usai diadakan selama 7 bulan sebelumnya.

Pimpinan Pondok melalui pencetus kegiatan daurul lughah al-arobiyyah di PPM Darul Istiqamah Ustadz Ahmad Nailul Fadli, Lc, dan Ustadzah kiki Mustaqimah, Lc, menyampaikan daurul lughah al-arobiyyah merupakan program kursus bahasa Arab dengan waktu pelaksanaan yang dibatasi, yaitu mingguan atau bulanan disertai lingkungan yang baik selama 24 jam. Program yang telah terlaksana dan diterapkan pada santri putra dan putri kelas V ini dimulai dengan jangka waktu mingguan. Dengan harapan dapat mencetak generasi dan membentuk karakter santri putra dan putri yang pandai dalam berbahasa Arab.

Bahasa Arab bagi pembelajar merupakan kebutuhan yang penting, karena ia telah menjadi bahasa agama, bahasa komunikasi resmi antar bangsa, bahasa dunia Islam, bahasa perdagangan, bahasa ekonomi dan perbankkan Islam, bahasa kebudayaan, bahasa ilmu pengetahuan, bahasa hukum, dan sebagainya, bahasa arab dan inggris adalah DNA pembelajar muslim sejati, dan pondok hadir untuk memfasilitasi itu,” tutur ustadz Ahmad Nailul Fadli.

Program yang telah berlangsung selama hampir 5 pekan ini, mengikutsertakan 110 orang, yang terdiri dari 44 orang santri putra dan 66 orang santri putri. Berkenaan dengan materi yang diajarkan dalam Dauroh Lughah Al-Arobiyah tahun ini berfokus pada 2 materi utama yaitu, Maharoh (مهارة) dan ‘Anasir (عناصر). Adapun untuk materi Maharoh meliputi 4 bagian; 1. Maharotul Kalam (مهارة الكلام), 2. Maharotul Kitabah (مهارة الكتابة), 3. Maharotul Qiro’ah (مهارة القراءة), dan 4. Maharotul Istima’ (مهارة الإستماع). Sedangkan materi ‘Anasir meliputi 3 bagian; 1. Al-Mufradhat (المفردات), 2. Tarakib (تراكيب), dan 3. Al-Ashwat (الأصوات).

Para peserta sangat menikmati jalannya kegiatan Daurul Lughah al-‘Arobiyyah dengan suasana yang khidmat dan sangat antusias dalam menekuni berbagai ilmu di dalamnya, mereka pun berusaha sebaik dan sebisa mungkin untuk memahami hingga menguasai semua ilmu yang telah diajarkan dalam program ini.

Acara yang dikoordinir oleh Ustadz Ahmad Nailul Fadli, Lc, dan Ustadzah Kiki Mustaqimah, Lc, serta melibatkan para asatidz dan ustadzaat yang memiliki kompeten di bidang bahasa Arab. Adapun di antara para pengajar pada Daurul Lughah al-‘Arobiyyah di pondok putra ialah, Ustadz Ahmad Nailul Fadli, Lc., Ustadz Mahrian, S.Pd., Ustadz Halim Rofi’i, S.Pd., Muhammad Baqi, S.Pd., Ustadz Lubab El Afaqi, Ustadz Zaqil Ardiva, Ustadz Umar Al Faruq, Ustadz Muhammad Fikri Ferdi Yan, Ustadz M. Ramadhan Prasetio, Ustadz M. Syakir Rusdiyanoor, Ustadz Ilham Apta Nugraha, Ustadz Benny Pratama, dan Ustadz Muhammad Fadli.

Sedangkan para pengajar santri putri di pondok putri ialah, Ustadzah Kiki Mustaqimah, Lc., Ustadzah Lenny Herdayanti Rukmana, S.Pd., Ustadzah Lailatun Ni’mah, S.Pd., Ustadzah Noviea Herliyani, S.Pd., Ustadzah Mawaddatur Rahmah, S.Pd., Ustadzah Nor Aida, Ustadzah Siti Hayatun Ni’mah, Ustadzah Latifa Alya Zahira, Ustadzah Fatin Azmi Fauziyah, Ustadzah Balqis Na’ilah Kaltsum, Ustadzah Chen Sing Rong, Ustadzah Roudhotul Jannah, dan Ustadzah Aisyah.

Salah satu peserta Daurul Lughah al-‘Arobiyah, Muhammad Nabil Fadhillah, mengucapkan terima kasih kepada pondok dan segenap asatidz dan ustadzaat yang terlibat atas terselenggaranya program ini.

Syukran Murabbi dan Ummi serta asatidz wal ustadzaat sekalian, dengan mengikuti program ini, saya dan teman-teman banyak mendapatkan ilmu-ilmu baru dari program ini. Di antaranya seperti kosa kata yang ter update hingga kosa kata yang memiliki persamaan makna dengan kosa kata lainnya namun jarang digunakan, bahkan belum pernah saya dan teman-teman dengar dan pelajari sebelumnya, sehingga agak menyulitkan saya untuk memahami beberapa maksud dari teks maqolah dan hiwar bahasa Arab,” ujar Muhammad Nabil Fadhillah.

Namun, berkat bimbingan dan keikhlasan para asatidz wal ustadzaat dalam mengajarkan ilmunya, sedikit demi sedikit kami mulai paham dan mengerti serta mulai mencintai dengan pelajaran bahasa Arab. Harapannya dengan adanya program ini kami akan selalu terus bertumbuh dalam mempelajari dan mempraktikkan bahasa Arab ini di kesehariannya,” lanjut Muhammad Nabil Fadhillah.

Ketua panitia pelaksana sekaligus salah satu pengajar di Daurul Lughah al-‘Arobiyyah, Ustadz Halim Rofi’i, S.Pd, menyampaikan sebelum program resmi ditutup pada 18 Mei lalu, terlebih dahulu para pengajar menyelenggarakan ujian dengan menggunakan dua sistem yaitu syafahi (ujian lisan) dan tahriri (ujian tulis) untuk para peserta. Disusul dengan pelaksanaan perlombaan untuk santri putra dan putri peserta Daurul Lughah al-‘Arobiyyah dengan menghadirkan 9 cabang lomba yang bernuansa bahasa Arab.

Alhamdulillah, selain para peserta yang bertambah keilmuannya, para asatidz dan ustadzaatnya pun juga mengalami pertambahan dalam hal pengalaman, wawasan dan khazanah keilmuannya di bidang bahasa Arab. Adapun tujuan diadakannya ujian untuk peserta ialah sebagai upaya mengetahui daya serap para peserta dalam menerima pembelajaran sekaligus untuk menjadi tolak ukur dan bahan evaluasi untuk para asatidz wal ustadzaat ke depannya,” ungkap Ustadz Halim.

Adapun diadakannya beberapa perlombaan agar para peserta dapat mengapresiasikan ilmunya dengan berbagai penampilan berbahasa Arab seperti Lomba Cerdas Cermat, Fathul Qomus, Fahmunnusus, Hikayah, Insya, Qiroatul Khobar, Menyanyi Bahasa Arab, Pidato Bahasa Arab dan Faiz/Faizah yang diperlihatkan kepada seluruh santri putra dan putri Darul Istiqamah. Kesemuaan rangkaian kegiatan dalam program ini ditujukan untuk peningkatan dan pengembangan skill bahasa Arab santri putra dan putri Darul Istiqamah,” tutup Ustadz Halim.

Penulis: MB
Foto: Copyright DARUL ISTIQAMAH MEDIA